Garasimoto - Toyota Avanza generasi kedua (tahun 2011-2021) inilah Avanza bertransformasi menjadi lebih manusiawi secara kenyamanan, namun tetap mempertahankan resep rahasia yang membuatnya dicintai: penggerak roda belakang (RWD) dan mesin yang "bandelnya" minta ampun.
![]() |
| Toyota Avanza generasi kedua |
Jika Anda sedang menimbang-nimbang untuk meminang mobil ini, atau baru saja membelinya dan ingin tahu lebih dalam soal apa yang ada di bawah kap mesinnya, artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang Avanza 2011-2021.
Spesifikasi Toyota Avanza Generasi Kedua
Sebelum masuk ke pembahasan mendalam, mari kita intip dulu tabel ringkasannya agar Anda punya gambaran besar.
| Fitur | Spesifikasi Umum |
| Masa Produksi | 2011 – 2021 |
| Mesin | 1.3L K3-VE / 1NR-VE & 1.5L 3SZ-VE / 2NR-VE |
| Tenaga Maksimum | 92 PS - 104 PS |
| Torsi Maksimum | 117 Nm - 136 Nm |
| Transmisi | Manual 5-Percepatan / Otomatis 4-Percepatan (Torque Converter) |
| Penggerak | Roda Belakang (RWD) |
| Kapasitas Tangki | 45 Liter |
| Kapasitas Penumpang | 7 Penumpang Dewasa |
| Dimensi (PxLxT) | ± 4.140 mm x 1.660 mm x 1.695 mm |
| Estimasi Harga Bekas | Rp90 Juta – Rp190 Juta (Tergantung Tahun & Kondisi) |
Evolusi Desain: Dari "All New" Hingga "Wajah Vellfire"
Avanza generasi kedua tidak diam di tempat selama 10 tahun perjalanannya. Ada tiga fase besar yang perlu Anda pahami agar tidak salah pilih varian.
![]() |
| Toyota Avanza tahun 2011-2021 |
1. Fase Awal: All New Avanza (2011 - 2015)
Ini adalah lompatan besar dari generasi pertama yang bentuknya sangat membulat dan sempit. Di fase ini, bodinya lebih lebar, desainnya lebih modern dengan lampu depan yang agak melancip. Interiornya pun berubah total dengan dominasi warna cokelat (beige) yang memberikan kesan luas.
2. Fase Menengah: Grand New Avanza (2015 - 2019)
Tahun 2015, Toyota melakukan perombakan besar. Wajah depannya berubah drastis dengan lampu besar yang menyambung ke gril bawah (sering disebut model "Barong"). Namun, perubahan terpenting ada di balik kap mesinnya. Mesin lama berkode K3-VE diganti menjadi 1NR-VE yang sudah berteknologi Dual VVT-i. Hasilnya? Mesin lebih halus, getaran berkurang, dan sedikit lebih irit BBM.
3. Fase Akhir: New Avanza Facelift (2019 - 2021)
Ini adalah jawaban Toyota terhadap gempuran Mitsubishi Xpander. Wajahnya berubah total dengan lampu depan bertumpuk (split headlamp) ala Toyota Vellfire atau Voxy. Lampunya sudah menggunakan LED yang jauh lebih terang dan modern. Di bagian belakang, ada garnish lampu yang melintang. Interiornya pun sudah menggunakan panel AC digital yang terlihat lebih mewah.
![]() |
| interior Toyota Avanza tahun 2011-2021 |
Bedah Spesifikasi Avanza 2011-2021
Mari kita selami lebih dalam aspek teknis mobil ini dengan bahasa yang mudah dimengerti.
1. Jantung Pacu: Mesin yang Tak Kenal Lelah
Avanza generasi ini hadir dengan dua pilihan mesin:
1.300cc: Cocok untuk penggunaan harian di dalam kota. Tenaganya cukup, dan yang paling penting, pajak tahunannya lebih murah.
1.500cc (Veloz): Jika Anda sering bepergian keluar kota atau melewati medan pegunungan dengan muatan penuh, mesin 1.5L adalah pilihan bijak karena nafasnya lebih panjang.
Kedua mesin ini menggunakan timing chain, bukan timing belt. Artinya, Anda tidak perlu rutin menggantinya setiap 100.000 km, yang tentu menghemat biaya perawatan jangka panjang.
![]() |
| kapasitas penumpang Toyota Avanza gen 2 |
2. Konsumsi BBM: Masuk Akal di Dompet
Avanza bukan mobil yang paling irit di dunia, tapi konsumsinya sangat masuk akal.
Luar kota/Tol: Bisa menyentuh 14-16 km/liter jika Anda berkendara dengan santai (Eco Driving). Penggunaan teknologi Dual VVT-i pada model 2015 ke atas membuat pembakaran lebih sempurna dibanding model sebelumnya.
3. Dimensi dan Kenyamanan Interior
Dengan panjang sekitar 4,1 meter, Avanza sangat mudah untuk bermanuver di gang sempit atau parkir di mal yang padat.
![]() |
| dashboard Toyota Avanza gen 2 |
Baris Pertama & Kedua: Ruang kakinya cukup lega untuk orang dewasa dengan tinggi rata-rata orang Indonesia (160-170 cm).
Baris Ketiga: Ini adalah kelebihan Avanza dibanding rivalnya. Baris ketiganya bukan sekadar pajangan; orang dewasa masih bisa duduk dengan layak, meskipun untuk perjalanan jauh mungkin akan sedikit melelahkan.
Bagasi: Jika kursi baris ketiga dilipat, Anda mendapatkan ruang kargo yang sangat luas, cukup untuk membawa koper besar atau stok belanjaan bulanan.
4. Handling dan Kaki-kaki
Avanza menggunakan suspensi MacPherson Strut di depan dan 4-link Lateral Rod di belakang. Karena menggunakan penggerak roda belakang (RWD) dengan gardan, mobil ini punya karakter agak keras jika kosong. Namun, justru saat diisi 7 orang, suspensinya terasa lebih stabil dan pas.
Velg & Ban: Standarnya menggunakan ring 14 untuk tipe E dan G, serta ring 15 untuk tipe Veloz. Ukuran ban yang umum di pasaran membuat harganya sangat terjangkau saat tiba waktunya ganti ban.
5. Fitur Keselamatan & Hiburan
Keselamatan: Mulai tahun 2013, semua varian Avanza sudah dilengkapi Dual SRS Airbags. Di model-model akhir (2019+), sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) sudah menjadi standar.
Hiburan: Untuk unit tahun 2015 ke atas, head unit layar sentuh sudah tersedia di beberapa varian. Kualitas audionya standar, namun sangat mudah untuk di-upgrade dengan produk aftermarket karena ruang dasbornya yang universal.
Kelebihan Toyota Avanza 2011-2021
Mengapa mobil ini begitu laku keras? Berikut adalah alasannya:
Penggerak Roda Belakang (RWD): Sangat tangguh untuk melahap tanjakan curam meski bermuatan penuh. Roda depan tidak akan "slip" karena beban bertumpu di belakang.
Perawatan Super Mudah: Bengkel pinggir jalan mana pun pasti bisa memperbaiki Avanza. Suku cadangnya pun tersedia dari yang orisinal, KW 1, sampai copotan.
Harga Jual Stabil: Inilah investasi terbaik di dunia otomotif Indonesia. Harga bekasnya sangat terjaga dan sangat mudah dijual kembali.
AC Dingin "Nyelit": Sistem AC double blower-nya sangat ampuh mendinginkan kabin hingga ke baris paling belakang, bahkan di tengah cuaca terik Jakarta atau Surabaya.

bagian belakang Toyota Avanza gen 2
Kelemahan dan Solusi
Tidak ada mobil yang sempurna. Berikut adalah beberapa keluhan umum Avanza dan cara mengatasinya:
Gejala Limbung (Body Roll):
Keluhan: Mobil terasa goyang atau melayang saat dipacu di kecepatan tinggi (di atas 100 km/jam).
Solusi: Ganti shockbreaker standar dengan merek yang lebih berkualitas (seperti KYB Ultra atau Tokico) dan pasang stabilizer bar di bagian belakang. Ini akan membuat mobil jauh lebih anteng.
Kabin Kurang Senyap:
Keluhan: Suara mesin dan suara ban dari luar masih sering masuk ke kabin.
Solusi: Tambahkan peredam aspal di bagian pintu dan lantai. Ini adalah investasi murah yang meningkatkan kenyamanan secara signifikan.
Posisi Duduk Agak Tinggi:
Keluhan: Bagi pengemudi berpostur tinggi, pandangan ke depan terkadang terhalang spion tengah.
Solusi: Sesuaikan setelan kursi (meskipun belum ada height adjuster di semua tipe) dan biasakan posisi tangan yang rileks.
Rival
Di rentang tahun ini, Avanza bertarung sengit dengan:
Suzuki Ertiga: Menang di kenyamanan suspensi (lebih empuk), tapi kalah di ketangguhan tanjakan karena menggunakan FWD.
Honda Mobilio: Menang di performa mesin dan handling sporty, tapi kabinnya terasa lebih rendah dan ground clearance kecil.
Mitsubishi Xpander: Pesaing terberat yang menawarkan desain futuristik dan kenyamanan luar biasa, namun harga bekasnya masih lebih tinggi dibanding Avanza.
Estimasi Harga (Tahun 2024-2025)
Harga sangat bergantung pada kondisi fisik, riwayat servis, dan domisili. Namun secara umum:
All New Avanza (2011-2014): Rp95.000.000 – Rp115.000.000
Grand New Avanza (2015-2018): Rp125.000.000 – Rp155.000.000
Facelift Terakhir (2019-2021): Rp160.000.000 – Rp195.000.000
Tips untuk Membeli
Cek Riwayat Gardan: Karena ini mobil RWD, pastikan tidak ada suara mendengung dari bagian belakang saat mobil berjalan. Jika ada, kemungkinan oli gardan jarang diganti.
Perhatikan Bekas Banjir: Avanza adalah mobil operasional. Pastikan kolong kursi dan bagian dalam dasbor bersih dari bekas lumpur atau karat yang tidak wajar.
Pilih Transmisi yang Sesuai: Jika Anda tinggal di kota macet, transmisi otomatis 4-percepatan Avanza tergolong sangat awet dan perawatannya murah. Jangan takut transmisi matic-nya rewel selama oli matic rutin diganti.
Cek Mesin Saat Dingin: Saat mesin pertama kali dinyalakan di pagi hari, pastikan suaranya halus dan tidak ada bunyi "krek-krek" yang menandakan timing chain sudah kendur.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Q: Apakah Avanza generasi ini masih layak dibeli sekarang? A: Sangat layak. Terutama bagi Anda yang butuh mobil harian yang tidak merepotkan dan siap diajak kerja keras ke luar kota.
Q: Lebih baik ambil yang 1.3 atau 1.5? A: Jika dana cukup, tipe 1.5 (Veloz) lebih direkomendasikan karena fitur lebih lengkap dan mesin lebih bertenaga tanpa perbedaan konsumsi BBM yang signifikan.
Q: Berapa biaya servis rutinnya? A: Servis ringan (ganti oli dan filter) biasanya berkisar di angka Rp600.000 – Rp900.000 di bengkel umum. Sangat terjangkau.
Q: Apakah kuat menanjak di daerah pegunungan seperti Dieng atau Cangar? A: Selama kondisi ban bagus dan teknik mengemudi benar, Avanza RWD adalah jagonya tanjakan di kelasnya.
Kesimpulan
Toyota Avanza 2011-2021 bukan sekadar alat transportasi; ia adalah simbol keandalan otomotif di Indonesia. Meskipun secara fitur mungkin kalah canggih dari mobil-mobil keluaran terbaru yang penuh dengan layar digital, Avanza memberikan sesuatu yang lebih berharga: ketenangan pikiran (peace of mind).
Anda tahu mobil ini akan menyala setiap pagi, Anda tahu biaya perawatannya tidak akan menguras tabungan, dan Anda tahu saat butuh uang mendadak, mobil ini bisa laku dalam hitungan hari. Bagi seorang pemula atau keluarga muda, kelebihan-kelebihan inilah yang paling dibutuhkan.
Jadi, sudah siap mencari unit idaman di bursa mobil bekas akhir pekan ini? Pastikan teliti sebelum membeli dan ajak mekanik kepercayaan Anda untuk melakukan pengecekan menyeluruh!





Tidak ada komentar:
Posting Komentar