Garasimoto - Mobil ini ibarat "pahlawan tanpa tanda jasa" yang membantu gerak ekonomi kita, mulai dari jadi mobil jemputan sekolah, mobil operasional katering, sampai jadi andalan keluarga besar yang ingin jalan-jalan tanpa perlu pusing soal kapasitas bagasi. Ya mobil Minibus (Microbus) dari Daihatsu ini adalah Gran Max MB (versi station dari Gran Max).
![]() |
| Eksterior Daihatsu Gran Max MB |
Tapi, buat Anda yang baru pertama kali ingin meminang Gran Max, mungkin muncul pertanyaan: "Apa sih bedanya sama Suzuki APV?" atau "Mending ambil yang 1.3 atau 1.5 ya?". Artikel kali ini Garasimoto akan membedah Gran Max MB secara mendalam, mulai dari desain eksterior, kapasitas penumpang, kenyamanan berkendara, kapasitas mesin, harga pasaran mobil sampai kelebihan dan kelemahan yang menjadi penyakit mobil ini.
![]() |
| interior Daihatsu Gran Max MB |
Review Lengkap Daihatsu Gran Max MB: Si Bongsor Irit yang Serba Bisa untuk Keluarga & Bisnis
Gran Max MB hadir dengan konsep Semi-Bonnet yang artinya mesin diletakkan di bawah kursi depan. Desain ini bukan tanpa alasan, karena tujuannya adalah memaksimalkan ruang kabin (ruang interior) tanpa membuat dimensi mobil jadi terlalu panjang dan sulit diparkir.
![]() |
| Daihatsu Gran Max MB |
Evolusi Gran Max: Apa Bedanya Versi Lama vs Baru (Facelift)?
Daihatsu melakukan penyegaran (facelift) yang cukup signifikan pada tahun 2022 lalu. Meski secara tampilan luar sekilas mirip, ada perubahan "jeroan" yang wajib Anda tahu sebelum memutuskan beli unit baru atau bekas.
![]() |
| interior Daihatsu Gran Max MB |
Mesin: Versi facelift 1.5L kini menggunakan mesin baru berkode 2NR-VE berteknologi Dual VVT-i. Mesin ini sama dengan yang dipakai Avanza dan Terios. Versi lama masih menggunakan mesin 3SZ-VE.
Velg & Ban: Versi terbaru sekarang pakai velg ukuran 14 inci (sebelumnya 13 inci). Ini bikin mobil terasa lebih stabil dan sedikit lebih tinggi (ground clearance naik).
Fitur Interior: Ada tambahan kantong penyimpanan (cup holder) dan desain dasbor yang lebih segar dengan Electric Power Steering (EPS) yang kini jadi standar di varian 1.5.

kabin interior Daihatsu Gran Max MB
Spesifikasi Mesin: Kekuatan di Balik Kapasitas Besar
Gran Max MB ditawarkan dalam dua opsi mesin yang sudah terbukti bandel dan mudah perawatannya.
| Komponen | Varian 1.3L (K3-DE) | Varian 1.5L (2NR-VE) |
| Tipe Mesin | DOHC, 16 Valve | DOHC, Dual VVT-i |
| Kapasitas | 1.298 cc | 1.496 cc |
| Tenaga Maks | 88 PS / 6.000 rpm | 97 PS / 6.000 rpm |
| Torsi Maks | 115 Nm / 4.400 rpm | 134 Nm / 4.400 rpm |
| Bahan Bakar | Bensin Tanpa Timbal | Bensin Tanpa Timbal |
| Sistem Bahan Bakar | EFI (Electronic Fuel Injection) | EFI |
Konsumsi BBM: Untuk penggunaan dalam kota, rata-rata Gran Max mencatat angka 10-12 km/liter. Sedangkan untuk rute luar kota atau jalan tol, ia bisa menyentuh 14-16 km/liter. Cukup irit mengingat beban yang sering dibawanya.
![]() |
| desain eksterior Daihatsu Gran Max MB |
Eksterior: Desain Boxy yang Fungsional
Jangan harap lekukan aerodinamis yang tajam seperti mobil sport. Gran Max setia dengan bentuk kotak (boxy). Kenapa? Karena bentuk kotak adalah cara terbaik untuk menciptakan ruang maksimal di dalam.
Dimensi: Dengan panjang sekitar 4.045 mm dan lebar 1.665 mm, mobil ini sangat compact. Radius putarnya juga kecil, cuma 4,7 meter. Ini juara banget kalau Anda harus sering lewat gang sempit atau putar balik di jalan padat.

desain eksterior Daihatsu Gran Max MB Pintu Geser (Sliding Door): Ini adalah fitur favorit saya. Pintu belakang model geser memudahkan penumpang keluar-masuk di parkiran sempit. Anda tidak perlu takut pintu membentur mobil sebelah.
Lampu-Lampu: Desain lampu depannya besar (model halogen headlamp) yang memberikan pencahayaan luas di malam hari. Di bagian belakang, lampunya tersusun vertikal yang simpel tapi mudah terlihat oleh pengendara di belakang.

headlamp Daihatsu Gran Max MB Ban dan Velg: Untuk varian 1.5, penggunaan velg alloy 14 inci memberikan kesan lebih modern dibanding velg kaleng pada varian di bawahnya.
Interior: Kapasitas Tanpa Batas
Masuk ke dalam kabin Gran Max, Anda akan langsung merasakan aura "lega". Tidak ada kesan sempit sama sekali, baik untuk ruang kepala (headroom) maupun ruang kaki (legroom).
Baris Tempat Duduk: Gran Max MB punya dua konfigurasi. Ada yang Face-to-Face (baris ketiga saling berhadapan, kapasitas bisa sampai 9 orang) dan ada yang Front Facing (semua menghadap depan, kapasitas 7-8 orang). Untuk keluarga, saya sangat menyarankan tipe Front Facing karena jauh lebih nyaman untuk perjalanan jauh.

interior kursi Daihatsu Gran Max MB Dasbor & Fitur: Dasbornya dirancang ergonomis dengan tuas transmisi yang terletak di dasbor (bukan di lantai). Hal ini membuat ruang di antara kursi depan jadi kosong, sehingga Anda bisa dengan mudah pindah dari kursi pengemudi ke kursi penumpang tanpa harus turun dari mobil.
Pendingin Udara (AC): Di varian tertinggi, sudah dilengkapi AC Double Blower. Ini penting! Mengingat kabinnya sangat luas, AC single di depan tidak akan cukup mendinginkan penumpang baris ketiga di siang hari yang terik.

Kursi penumpang interior Daihatsu Gran Max MB
Handling, Suspensi, dan Pengereman
Sebagai mobil yang menggunakan penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive/RWD), Gran Max punya keunggulan saat menanjak dengan beban penuh. Ban belakang yang mendorong beban membuat traksi jadi lebih baik dibandingkan penggerak roda depan.
Suspensi: Bagian depan menggunakan MacPherson Strut, sementara bagian belakang memakai 5-link, Rigid Axle dengan per keong. Karakter suspensinya agak keras kalau mobil dalam kondisi kosong (terasa melenting), tapi akan terasa sangat stabil dan empuk begitu diisi muatan 5-7 orang.
Pengereman: Rem depan sudah cakram (ventilated disc), sementara belakang masih tromol. Sudah sangat mumpuni untuk menghentikan laju mobil, asalkan Anda rajin mengecek kondisi kampas rem.
Kelebihan Gran Max MB
Kabin Terluas di Kelasnya: Tidak ada mobil di rentang harga ini yang bisa menandingi volumenya.
Mesin Bandel & Sparepart Murah: Karena banyak dipakai untuk operasional, onderdilnya tersedia dari bengkel resmi sampai bengkel pinggir jalan. Harganya pun sangat bersahabat.
Harga Jual Kembali Stabil: Gran Max termasuk mobil yang harganya "tahan banting" di pasar mobil bekas.
Multifungsi: Hari biasa buat cari duit (angkat barang), hari Minggu buat ajak keluarga jalan-jalan.
Kekurangan & Solusinya
Tidak ada mobil yang sempurna, begitu juga Gran Max. Berikut hal yang sering dikeluhkan dan cara mengatasinya:
Panas di Bawah Kursi Depan: Karena mesin ada di bawah kursi, hawa panas kadang merembes naik.
Solusi: Tambahkan peredam panas (alumunium foil atau busa peredam khusus) di bawah jok depan. Harganya murah dan sangat efektif.
Limbung di Kecepatan Tinggi: Karena bentuknya tinggi dan kotak, terpaan angin samping (crosswind) cukup terasa di jalan tol.
Solusi: Jangan memacu mobil lebih dari 100 km/jam jika tidak perlu. Mengganti ban ke profil yang sedikit lebih lebar juga membantu meningkatkan stabilitas.
Kabin Kurang Senyap: Suara mesin dan ban cukup masuk ke dalam.
Solusi: Pasang peredam suara di bagian lantai dan pintu-pintu. Ini akan meningkatkan kenyamanan secara drastis.
Rival di Kelasnya
Siapa saja yang menantang Gran Max MB?
Suzuki APV Arena: Rival terberat. APV punya moncong (bonnet) sedikit lebih panjang yang terasa lebih aman bagi sebagian orang, tapi radius putarnya kalah lincah dari Gran Max.
Wuling Confero S: Secara fitur lebih mewah, tapi untuk urusan ketangguhan di medan berat dan kemudahan servis, Gran Max masih memegang kendali di daerah-daerah.
Estimasi Harga (OTR Jakarta 2026)
Harga ini bersifat estimasi dan bisa berubah tergantung dealer serta promo.
Gran Max MB 1.3 D: Rp175.000.000
Gran Max MB 1.3 D FF: Rp182.000.000
Gran Max MB 1.5 D PS: Rp195.000.000
Tips Membeli Daihatsu Gran Max
Jika Anda berniat membeli bekas, pastikan cek bagian sasis. Karena sering dipakai muatan berat, pastikan sasis tidak ada yang retak atau bengkok. Cek juga apakah pernah dipakai untuk angkutan umum (angkot) atau travel, karena biasanya jarak tempuhnya sudah sangat tinggi (high mileage).
Jika membeli baru, pastikan Anda memilih varian yang ada Power Steering-nya (PS). Menyetir mobil sebesar ini tanpa power steering akan sangat melelahkan, terutama saat harus parkir.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Muncul)
1. Apakah Gran Max MB kuat nanjak di daerah pegunungan? Sangat kuat. Dengan penggerak roda belakang (RWD), ia adalah salah satu jagoan tanjakan di Indonesia.
2. Apa bedanya Gran Max MB dengan Gran Max Blind Van? Blind van tidak punya kaca di samping dan belakang (tertutup plat) serta tidak ada kursi penumpang belakang, khusus untuk angkut barang. MB adalah versi minibus dengan kaca dan kursi lengkap.
3. Apakah mesin 1.3 cukup bertenaga? Untuk penggunaan dalam kota yang tidak terlalu banyak tanjakan ekstrim, 1.3 sudah sangat cukup. Tapi kalau sering ke luar kota atau lewat pegunungan, varian 1.5 Dual VVT-i adalah pilihan terbaik.
Kesimpulan
Daihatsu Gran Max MB bukan sekadar mobil; ia adalah investasi. Jika Anda mencari kemewahan, mungkin mobil ini bukan untuk Anda. Tapi jika Anda mencari ruang maksimal, mesin yang nggak rewel, dan biaya operasional yang rendah, Gran Max MB tidak punya lawan sepadan di kelasnya.
Mobil ini membuktikan bahwa fungsionalitas jauh lebih penting daripada sekadar gaya. Baik untuk mendukung bisnis rintisan Anda atau menjadi teman perjalanan keluarga besar, Gran Max siap jadi andalan di segala medan. Jadi, sudah siap ajak "Si Bongsor" ini pulang ke rumah?










Tidak ada komentar:
Posting Komentar